RENUNGAN

Setiap manusia pasti punya kesalahan….hanyalah yang berjiwa satria yang mampu memaafkan……

Apabila tersisa sepertiga dari malam hari Allah Azza Wajalla turun ke langit bumi dan berfirman: “Adakah orang berdoa kepada-Ku, maka akan Kukabulkan. Adakah orang beristighfar kepada-Ku, maka akan Kuampuni dosa-dosanya. Adakah orang yang mohon rezeki kepada-Ku, maka akan Kuberikan rezekinya. Adakah orang mohon dibebaskan dari kesulitan yang dialaminya, maka akan Kuatasi kesulitan-kesulitannya. Yang demikian (berlaku) sampai tiba waktu fajar.” HR. Ahmad

“Jauhilah sifat sombong, karena Iblis terbawa sifat sombong sehingga menolak perintah Allah untuk bersujud menghormati Adam AS. Jauhilah sifat serakah, karena Adam terbawa sifat serakah sehingga dia makan dari pohon yang dilarang oleh Allah. Jauhilah sifat dengki, karena salah seorang putra Adam membunuh saudaranya karena dengki. Maka ketiga sifat tercela itulah asal segala kesalahan.” HR Ibnu ‘Asaakir

“Tenangkan jiwamu dari urusan duniawi, sebab apa yang telah dijanjikan Allah, janganlah kamu turut memikirkannya. Jika mengejar sesuatu yang telah dijanjikan Allah engkau lakukan dengan sungguh-sungguh, tetapi kewajibanmu engkau abaikan. Sungguh mata hatimu telah buta’

Aku Tahu

Aku tahu jatah rizqiku tidak mungkin diambil orang lain, karenanya hatiku menjadi tenang dan tidak iri kepada orang lain.

Aku tahu, aku menjadi miskin tanpa rizki dari Allah, karenanya aku bersyukur atas pemberian-Nya dan membelanjakan di jalan-Nya.

Aku tahu amalanku tidak bergantung orang lain, karenanya aku sibukkan diriku dengan bekerja keras dan beramal kebajikan.

Aku tahu, Allah selalu melihatku, karenanya aku sangat malu bila Allah mendapatiku melakukan maksiat.

Aku tahu, kematian sudah menantiku, karenanya aku persiapkan bekal untuk menghadap Tuhanku.

Aku tahu, aku menjadi bodoh tanpa ilmu dari Allah dan Rasul-Nya, karenanya aku berusaha membaca, memahami dan menjadikan Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai pedoman hidupku.

Aku tahu, aku akan sendirian di dunia tanpa ditemani kaum muslimin, karenanya aku berusaha menjalin silaturrahim dan menjaga ukhuwwah.

Aku tahu, aku akan sedih tanpa ditemani suami/istri yang sholih/sholihah dan anak-anak yang sholih-sholihah, karenanya aku berusaha menjadi yang terbaik bagi istri dan anak-anakku

Dan katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mu’min akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan”. QS At-Taubah : 105

Bila engkau jujur, mungkin orang akan menipumu. Biar begitu tetaplah jujur.

Bila lurus jalan hidupmu, mungkin engkau tidak kaya. Biar begitu tetaplah lurus.

Bila engkau bekerja keras, mungkin orang tidak menghargai jerih payahmu. Biar begitu, tetaplah kerja keras.

Bila engkau melakukan kebaikan, mungkin orang membalasnya dengan kejahatan. Biar begitu tetaplah berbuat kebaikan.

Bila engkau menolong orang lain, mungkin orang tidak berterima kasih kepadamu. Biar begitu tetap ulurkan tanganmu.

Bila engkau membangun, mungkin orang lain merusaknya. Biar begitu tetaplah membangun.

Sebab pada akhirnya, itu adalah antara engkau dan Tuhanmu.

Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku.

QS Al-Fajr : 27-30

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

Al-Alaq 1-5

Suatu hari Fatimah datang kepada Rasulullah, mengadukan tangannya yang bengkak karena sering menumbuk gandum. Ia meminta kepada Rasulullah agar diberi pembantu. Malam harinya Rasulullah menemui Fatimah dan suaminya Ali bin Abi Thalib. Rasulullah berkata: “Maukah kalian aku tunjukkan yang lebih baik dari yang kalian inginkan? Jika kalian hendak tidur, maka bacalah tasbih sebanyak 33 kali, hamdalah 33 kali, dan takbir 34 kali. Ini lebih baik bagi kalian berdua daripada hanya sekedar seorang pembantu.” HR Bukhori – Muslim

Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu` dalam shalatnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna, dan orang-orang yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya, dan orang-orang yang memelihara sembahyangnya.. (QS Al-Mukminuun 1-9).

Advertisement

One Response to “RENUNGAN”

  1. lbh baik merenungi diri ktmbng cari2 kslhn org laen…..
    setuju………

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.